Oleh: Salman (Mahasiswa PGMI)
lognews.co.id - Senin, 22 Desember 2025, menjadi hari yang tidak akan terlupakan bagi masyarakat di ujung barat Indramayu. Di tengah riuh rendah antusiasme warga yang memadati Blok Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, tampak barisan jaket hijau khas almamater IAI Al-Aziz turut membaur dalam kerumunan
Kehadiran Ustadz Nurkholis dan Kak Ramdan sebagai perwakilan Rektor, bukan sekadar tamu undangan biasa. Bersama enam mahasiswa pilihan dari jajaran DEMA gabungan dari 4 HIMMA dan 2 OMI mereka hadir dengan satu misi penting: menjadi saksi mata sejarah peresmian Tugu Titik Nol Kilometer Calon Daerah Otonomi Baru Kabupaten Indramayu Barat.
Suasana di lokasi terasa sangat hidup. Di bawah naungan tenda dan langit yang cerah, para mahasiswa ini mengabadikan momen kebersamaan yang penuh tawa. Foto selfie yang mereka ambil bukan hanya sekadar gambar, melainkan simbol sinergi antara kaum akademisi dan aspirasi rakyat.
Ada rasa bangga dan bahagia yang terpancar dari wajah mereka; sebuah perasaan syukur karena bisa berdiri tepat di titik di mana masa depan daerah otonomi baru ini dimulai.
Momen ini menjadi pengingat bahwa mahasiswa bukan hanya belajar di dalam kelas, tapi juga harus hadir dan ikut merasakan detak jantung perubahan di tengah masyarakatnya.
(Amri-untuk Indonesia)


