Wednesday, 25 February 2026

Penemuan Dua Mahasiswa Hilang Saat Rafting di Sungai Cimanuk Indramayu

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Tim SAR Gabungan mengakhiri operasi pencarian setelah berhasil menemukan dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang sempat hilang terseret arus deras saat latihan rafting di Bendungan Karet Bangkir, Sungai Cimanuk. Kedua korban, Agung Septiadi dan Muhammad Lana Wiratno, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama hampir dua hari.

Agung ditemukan lebih dulu pada Minggu malam, jaraknya sekitar 1 kilometer dari titik awal kejadian. Beberapa jam kemudian, Lana ditemukan sekitar pukul 01.05 WIB di lokasi berjarak 5 kilometer dari tempat kejadian awal. 

Komandan Tim Rescue Pos SAR Cirebon, Eddy Sukamto, membenarkan penemuan kedua korban dan menyatakan operasi SAR resmi ditutup.Peristiwa ini bermula saat korban bersama beberapa mahasiswa lainnya mengikuti latihan rafting pada Sabtu siang (8/11/2025).

Perahu karet yang mereka tumpangi terbalik akibat derasnya arus, menyebabkan 2 dari total 7 mahasiswa hilang terseret arus, sementara 5 lainnya selamat.Proses evakuasi berjalan cepat dan jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Indramayu untuk proses identifikasi dan tindakan lebih lanjut. 

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR dari beberapa lokasi untuk memastikan semua korban ditemukan.Kejadian memilukan ini menjadi pelajaran penting untuk keselamatan dalam kegiatan outdoor dan rekreasi ekstrem, terutama di perairan dengan arus deras.

 Pihak Polindra dan keluarga korban menerima kabar duka dengan rasa sedih yang mendalam namun mengapresiasi kerja keras tim SAR dalam pencarian kedua mahasiswa tersebut. (Amri-untuk Indonesia)