Monday, 02 March 2026

​Membingkai Asa Indramayu: Kisah Inspiratif PKBM Al Zaytun Merajut Generasi Unggul

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Oleh Ali Aminuloh 

​Melampaui Target, Menjemput Harapan: Dedikasi Al Zaytun untuk 'Reang Belajar'

​lognews.co.id, Indramayu - Rabu, 8 Oktober 2025, menjadi penanda penting dalam geliat pendidikan nonformal di Indramayu. Di tengah kesibukan kota, delegasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Al Zaytun hadir di Kantor Dinas Pendidikan Indramayu. Mereka membawa semangat yang membara dan cerita sukses yang menginspirasi.

​Rombongan yang dipimpin oleh Kepala PKBM Dr. Ali Aminulloh, M. Pd. ME., didampingi Operator PKBM, Abdul Karim, S.Mn. M. Pd., dan Koordinator Tutor, Giarto, S.Pd. disambut hangat oleh Kepala Dinas Pendidikan Indramayu, Dr. H. Caridin, S. Pd. M.Si.

​Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan momen untuk melaporkan perkembangan luar biasa PKBM Al Zaytun dalam menyambut program 'Reang Belajar'. Program ini, sesuai arahan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menargetkan penambahan 100 Warga Belajar (WB) baru di setiap desa. Dengan kerja keras dan dedikasi tinggi, PKBM Al Zaytun berhasil melampaui target tersebut hingga lebih dari 200%. Tercatat, 202 Warga Belajar baru telah bergabung di tahun 2025. Angka ini adalah cerminan nyata dari semangat belajar masyarakat yang tak pernah padam dan komitmen PKBM Al Zaytun sebagai fasilitator asa.

​Visi Masa Depan: Merajut SDM Unggul Berbasis Potensi Lokal

​Kadisdik Indramayu, Dr. H. Caridin, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas capaian PKBM Al Zaytun. Namun, Al Zaytun tidak berhenti di situ. Di tengah perbincangan, Ali Aminulloh turut menyampaikan rencana besar mereka: pembukaan Politeknik Al Zaytun.

​Politeknik ini dirancang dengan visi yang sangat strategis, sejalan dengan potensi unggulan Indramayu. Rencananya, ia akan membuka program studi di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan. "Indramayu membutuhkan dukungan SDM terampil berpendidikan untuk mengoptimalkan empat program pokok daerah: pertanian, perikanan, peternakan, dan kelautan. Apa yang telah dirancang Al Zaytun adalah jawaban atas kebutuhan itu. Ini adalah sinergi sempurna," ujar Kadis dengan penuh harap.

​Semangat yang sama juga dirasakan saat rombongan bersilaturahmi dengan Sekretaris Dinas Pendidikan yang baru, Hj. Emilia Kusnandar, S. Pd. M.M., yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang PNFI. Beliau sangat terkesan dengan perkembangan PKBM Al Zaytun dan optimis bahwa program kewirausahaan berbasis potensi lokal yang diembannya akan terus tumbuh subur, terutama di Al Zaytun. "Saya janji akan kembali berkunjung ke Al Zaytun," katanya dengan nada haru. "Kangen kepada warga belajarnya," tambahnya, menunjukkan ikatan emosional yang kuat antara pimpinan dinas dan para pembelajar di lapangan.

​Administrasi Asa dan Dorongan Peningkatan Kapasitas

​Tujuan utama kunjungan ini adalah bertemu dengan Kepala Bidang PNF yang baru, Ibu Aam Aminah. Selain bersilaturahmi dan memperkenalkan wajah baru PKBM, mereka juga merampungkan administrasi penting yang menjadi fondasi bagi 202 WB baru tersebut.

​Di ruang Bidang PNF, berkas pendaftaran WB baru, penyerahan dokumen 18 peserta Tes Kompetensi Akademik (TKA), serta berkas 38 tutor baru diserahkan kepada Sutadi, staf bidang PNF. Koordinasi teknis juga dilakukan dengan Bapak Hery Haryono, operator Disdik, mengenai warga belajar yang bermasalah dan pelaksanaan TKA.

​TKA, sebuah program dari Kemendikdasmen, bukan syarat kelulusan, melainkan kesempatan emas untuk menyetarakan lulusan PKBM dengan sekolah formal. Tes ini vital bagi mereka yang bercita-cita melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri atau ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil.

​Meskipun sifatnya tidak wajib, TKA bagi 18 Warga Belajar Paket C yang akan dilaksanakan pada 8-9 November 2025 ini adalah pendorong semangat belajar. Tes ini dirancang untuk mengukur capaian kesetaraan hasil pendidikan, memastikan bahwa semangat belajar para Warga Belajar di PKBM Al Zaytun benar-benar membuahkan hasil yang setara dan berdaya saing.

pkbm Caridin ali

​Epilog: Pendidikan Investasi Abadi Membangun Negeri 

​Kisah PKBM Al Zaytun adalah lebih dari sekadar statistik pencapaian; ini adalah narasi tentang kepercayaan, dedikasi, dan harapan yang dihidupkan. Dari capaian target yang melampaui batas, hingga rancangan politeknik yang visioner, setiap langkah menunjukkan komitmen untuk tidak hanya mendidik, tetapi juga mengangkat martabat dan perekonomian daerah.

​Di balik setiap berkas WB baru, ada kisah tentang seseorang yang menemukan kembali mimpinya. Di balik setiap rencana politeknik, ada janji akan masa depan Indramayu yang lebih makmur, digerakkan oleh anak-anak daerah yang terampil dan berpendidikan.

​Mereka membuktikan bahwa belajar tidak mengenal usia, status, apalagi batas desa. Pendidikan adalah investasi abadi yang hasilnya akan dirasakan oleh seluruh negeri. Inilah semangat yang mengalir dari Indramayu: semangat merajut asa, membangun fondasi, dan menginspirasi setiap jiwa untuk terus belajar hingga akhir hayat.