lognews.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyiapkan tiga strategi utama untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden (Inpres) No 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
“Tiga strategi itu yakni meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran masyarakat, dan menghapus kantong-kantong kemiskinan. Pemberdayaan masyarakat menjadi paradigma baru dalam upaya pengentasan kemiskinan,” kata Muhaimin dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Ia menegaskan, pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan sosial, melainkan juga dengan membangun ekosistem yang membuat masyarakat lebih mandiri. Setiap daerah, lanjutnya, memiliki tanggung jawab mengimplementasikan strategi pemberdayaan sesuai kondisi masing-masing wilayah.
Muhaimin juga mendorong pemerintah daerah untuk konsisten menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam menyusun kebijakan. Menurutnya, data yang akurat akan menjadi kunci agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Tentu dinamika data ini terus berkembang. Saya minta seluruh kepala daerah terus berkoordinasi dengan BPS agar data selalu diperbarui, sehingga pelaksanaan program pengentasan kemiskinan lebih tepat sasaran,” ujar Muhaimin. (Sahil untuk Indonesia)



