Wednesday, 04 March 2026

Trump Hukum India dengan Tarif Dagang 50%

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id - Presiden Donald Trump menaikkan tarif impor barang ekspor India ke AS hingga 50%, tarif tertinggi di dunia.

Alasan utama kebijakan ini adalah sebagai hukuman terhadap India karena membeli minyak Rusia, yang dianggap mendukung perang Rusia di Ukraina.

Trump berencana memperluas kebijakan tarif resiprokal untuk mengurangi defisit perdagangan AS secara keseluruhan.

Kebijakan ini dikhawatirkan akan memicu perang dagang global dan menambah tekanan inflasi.

Dampak tarif 50% dapat mengganggu neraca perdagangan India secara serius, analisis memperkirakan kerugian sekitar $7 miliar per tahun bagi ekonomi India akibat tarif tersebut.

Sektor farmasi dan otomotif India, dengan nilai ekspor sekitar $11 miliar, diperkirakan paling terdampak.

India mengirimkan delegasi tingkat tinggi dipimpin Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto untuk konsultasi dengan AS.

India juga sudah mengambil langkah menurunkan tarif untuk beberapa produk seperti sepeda motor dan wiski sebagai upaya meredakan ketegangan.

Pemerintah India berjanji akan meninjau kembali tarif tambahan lainnya guna mengurangi dampak negatif dan menjaga hubungan dagang dengan AS.

Kebijakan ini menunjukkan ketegangan yang meningkat antara kedua negara dalam konteks geopolitik dan ekonomi, terutama terkait sikap India terhadap minyak Rusia dan standar perdagangan global. India sedang berusaha mencari jalan tengah agar dampak negatifnya bisa diminimalkan. (Amri-untuk Indonesia)