INDRAMAYU, Lognews.co.id – UPTD Puskesmas Gantar melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pelajar kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma'had Al-Zaytun, Indramayu, Rabu (30/9/2026), sebagai upaya melakukan deteksi dini kondisi kesehatan serta memantau tumbuh kembang anak sejak usia sekolah.
Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh bagi Pelajar
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Ma'had Al-Zaytun tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Gantar. Para pelajar mengikuti pemeriksaan secara tertib, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan fisik, tekanan darah, mata, telinga, hingga kesehatan gigi dan mulut.
Kepala UPTD Puskesmas Gantar, Taufik Rohman, SKM., MKM., mengatakan CKG merupakan program pemerintah yang dilaksanakan secara bertahap dengan sasaran masyarakat, pelajar, serta ibu hamil.
"Karena sasarannya anak sekolah, berarti kita datang ke sini untuk melakukan pemeriksaan anak sekolah. Untuk sekarang ini yang diperiksa adalah kelas satu," ujar Taufik.
Menurutnya, pemeriksaan terhadap pelajar tidak hanya berfokus pada kondisi fisik, tetapi juga mencakup aspek tumbuh kembang dan kesehatan indera.
"Yang pertama dilakukan adalah pemeriksaan untuk anak sekolah SD, mulai dari pemeriksaan fisik, tumbuh kembang, tensi, pemeriksaan telinga dan mata, sekaligus pemeriksaan gigi dan mulut," jelasnya.
Pemberian Obat Cacing dan Tindak Lanjut
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan obat cacing kepada para pelajar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan kesehatan di lingkungan sekolah.
Taufik menjelaskan, pemeriksaan tersebut juga menjadi sarana untuk mengetahui lebih awal apabila terdapat kondisi kesehatan tertentu yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
"Kalau misalkan ditemukan kelainan-kelainan atau ada tindakan-tindakan yang harus diberikan, biasanya kita rujuk ke Puskesmas," katanya.
Dengan mekanisme tersebut, hasil pemeriksaan tidak berhenti pada pendataan kondisi kesehatan pelajar. Temuan yang membutuhkan penanganan dapat ditindaklanjuti melalui layanan kesehatan di Puskesmas.
Kondisi Kesehatan Pelajar
Taufik menambahkan, berdasarkan pemantauan yang dilakukan bersama tim tenaga kesehatan, sebagian besar pelajar telah menjalani pemeriksaan.
Ia menyebut kondisi kesehatan para pelajar yang diperiksa secara umum berada dalam kondisi baik.
"Kita juga sudah keliling dan sebagian besar sudah diperiksa. Kita juga sudah berkoordinasi dengan petugas. Hasilnya secara umum semuanya baik dan bagus, kesehatan anak-anak Al-Zaytun," ungkapnya.
Kerja Sama Puskesmas Gantar dan Al-Zaytun
Pelaksanaan CKG di Ma'had Al-Zaytun juga menjadi bagian dari koordinasi yang telah terjalin antara UPTD Puskesmas Gantar dengan pihak sekolah.
Taufik menyebut kerja sama tersebut tidak hanya dilakukan dalam program CKG, tetapi juga dalam sejumlah kegiatan kesehatan lainnya, termasuk imunisasi dan pemeriksaan kesehatan bagi anak sekolah.
"Kita sudah kerja sama banyak, seperti pemberian imunisasi BIAS dari anak SD, SMP, cek kesehatan anak sekolah dan kegiatan lainnya. Selama ini bekerja dengan baik, responsnya juga cepat," ujarnya.
Menurut Taufik, pihak Al-Zaytun memberikan ruang dan dukungan kepada tenaga kesehatan untuk melaksanakan berbagai program kesehatan yang menjadi bagian dari pelayanan Puskesmas Gantar.
Apresiasi untuk Dukungan Pihak Al Zaytun
Taufik turut mengapresiasi pimpinan Al-Zaytun yang dinilai responsif terhadap pelaksanaan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.
"Pertama, terima kasih kepada Syaykh Al Zaytun Syaykh Panji Gumilang yang sudah responsif terhadap kegiatan-kegiatan atau program-program pemerintah, sehingga kita bisa bekerja sama dengan baik dan sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan dengan lancar," tuturnya.
Ia berharap kerja sama antara UPTD Puskesmas Gantar dan pihak Al-Zaytun dapat terus berjalan, sehingga berbagai program kesehatan yang menyasar pelajar dapat terlaksana secara berkelanjutan.
Program CKG bagi pelajar tersebut diharapkan dapat membantu mendeteksi kondisi kesehatan anak sejak dini. Dengan pemeriksaan secara berkala, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dilakukan penanganan dan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi pelanjut. (Saheel untuk Indonesia)



