LOGNEWS.CO.ID – Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan gizi warga pesantren melalui penyediaan makanan bergizi dan buah-buahan segar yang dipanen dari lahan pertanian Al Zaytun di Subang.
Dalam kegiatan tersebut, Guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Zaytun, Setyo Waluyo, S.H., menyampaikan rasa syukur atas perhatian yayasan terhadap kebutuhan konsumsi seluruh guru dan pelajar. Menurutnya, Al Zaytun tidak hanya menyediakan makanan pokok setiap hari, tetapi juga memastikan setiap menu memiliki kandungan gizi yang seimbang.
"Alhamdulillah kami mendapatkan kiriman buah dari lahan yang dikelola Al Zaytun di Subang. Kami selalu bersyukur karena kebutuhan konsumsi guru dan pelajar benar-benar diperhatikan," ujar Setyo Waluyo.
Asupan Gizi Pelajar Menjadi Perhatian
Setyo Waluyo menjelaskan, kebutuhan pangan di lingkungan Al Zaytun disusun secara terencana untuk mendukung kesehatan dan pertumbuhan para pelajar. Setiap hari, menu makanan disiapkan dengan variasi sumber protein, sayuran, serta buah-buahan agar kebutuhan nutrisi terpenuhi.
Ia menyebut menu yang rutin disajikan di antaranya ikan, termasuk ikan tuna, daging sapi, ayam, aneka sayuran, hingga buah-buahan segar sebagai sumber vitamin.
Menurutnya, perhatian terhadap pola makan menjadi salah satu bentuk komitmen yayasan dalam menjaga kesehatan seluruh warga pesantren, baik guru maupun pelajar.
Pelajar Mendapat Makanan Fungsional Tiga Kali Sehari
Selain buah-buahan, Al Zaytun juga menyediakan makanan fungsional tiga kali sehari untuk seluruh pelajar dan guru. Menu tersebut dirancang dengan memperhatikan keseimbangan energi, protein, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
"Kami mendapatkan makanan tiga kali sehari dengan menu yang selalu diperhatikan kandungan nutrisinya," kata Setyo Waluyo.
Ia menambahkan, penyediaan makanan bergizi dilakukan secara konsisten agar para pelajar dapat menjalani proses belajar dan aktivitas sehari-hari dengan kondisi tubuh yang sehat.
Makan Buah Bersama Jadi Edukasi Pola Hidup Sehat
Kegiatan makan buah bersama tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga bagian dari edukasi untuk membiasakan pelajar mengonsumsi buah setiap hari.
Buah yang dibagikan berasal dari hasil budidaya lahan pertanian Al Zaytun di Subang. Pemanfaatan hasil pertanian internal tersebut menjadi salah satu cara yayasan menghadirkan bahan pangan segar bagi kebutuhan konsumsi di lingkungan pesantren.
Melalui kegiatan ini, pelajar diperkenalkan pentingnya pola makan sehat sejak usia dini sebagai bagian dari pembentukan gaya hidup sehat.
Jasuke Jadi Menu Favorit Pelajar MI Al Zaytun
Salah seorang pelajar kelas IV MI Al Zaytun, Rayansyah Maurasyid bin Firman Ferdiansyah, mengaku senang mengikuti kegiatan makan bersama tersebut. Ia mengatakan makanan favoritnya adalah jasuke atau jagung susu keju.
"Jasukenya enak, rasanya manis. Isinya ada jagung, susu, dan keju. Saya paling suka keju dan susunya," ujar Rayansyah.
Selain jasuke, ia juga menyebut beberapa makanan dan buah yang paling disukainya, seperti donat, semangka, apel, dan nanas.
Menurut Rayansyah, makanan yang disediakan di Al Zaytun memiliki rasa yang enak dan membuatnya semakin bersemangat saat makan bersama teman-temannya.
Komitmen Menyiapkan Generasi Sehat
Melalui penyediaan makanan bergizi dan kegiatan makan buah bersama, YPI Al Zaytun terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang generasi penerus melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi harian pelajar dan guru, tetapi juga menanamkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pola hidup sehat di lingkungan Al Zaytun. (Saheel untuk Indonesia)



