Saturday, 29 August 2026

PKBM Al Zaytun Warnai Akad Nikah Warga Belajar dengan Kebersamaan dan Seni

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive
 

Oleh : Sri Wahyuni, S.Pd (Tutor PKBM Al Zaytun)

Indramayu, lognews.co.id - Momen akad nikah putri Bapak Tasli dan Ibu Ramisah, warga belajar kelas B4 PKBM Al Zaytun, berlangsung penuh khidmat, haru, sekaligus meriah pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Blok Punduhan, Desa Gantar, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pernikahan pasangan Ananda Nurhasanah dan ananda Jali tidak hanya menjadi momentum sakral penyatuan dua insan, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi keluarga besar PKBM Al Zaytun.

Sejak pagi, para tutor, warga belajar, dan alumni PKBM Al Zaytun telah hadir bergotong royong menyukseskan acara. Terlihat Nur Rohmah, Sri Wahyuni, Hartono, Suwandi, Siti Rohimah, Lida Diana, dan Awaliyah bertugas sebagai panitia, menunjukkan kekompakan dan semangat kebersamaan yang telah lama terbangun di lingkungan PKBM Al Zaytun.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan dipandu oleh Nur Rohmah, tutor PKBM Al Zaytun, yang tampil sebagai pembawa acara. Dengan tutur kata yang santun, hangat, dan menyentuh hati, ia berhasil menghidupkan suasana. Puncak haru terjadi ketika mempelai putri memohon izin dan restu kepada ayahandanya sebelum akad nikah, kemudian dilanjutkan prosesi sungkeman kepada kedua orang tua. Isak tangis keluarga dan tamu undangan tak terbendung, menandakan betapa sakral dan emosionalnya momen tersebut.

Suasana yang semula dipenuhi haru kemudian berubah menjadi hangat dan penuh senyum saat Ustaz Suwandi menyampaikan nasihat perkawinan. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, beliau mengawali tausiyah dengan pantun dan menutupnya dengan pantun, sehingga pesan-pesan tentang membangun rumah tangga yang dilandasi iman, kasih sayang, kesabaran, dan tanggung jawab dapat diterima dengan ringan namun penuh makna.

Keluarga besar PKBM Al Zaytun turut memanjatkan doa agar rumah tangga ananda  Nurhasanah dan ananda Jali senantiasa dilimpahi keberkahan Allah SWT, menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh cinta, saling menghormati, dan saling menguatkan hingga akhir hayat.

Setelah prosesi akad dan rangkaian seremoni selesai, kemeriahan berlanjut melalui hiburan karaoke. Rekan-rekan satu kelas mempelai menghadirkan suasana penuh keceriaan dengan membawakan lagu "Pengantin Baru", mengundang tepuk tangan dan tawa para tamu yang hadir.

Menjelang sore, perhatian seluruh tamu tertuju pada penampilan Tim Angklung Paguyuban Istri Peduli (PIP) yang mayoritas anggotanya merupakan alumni dan warga belajar PKBM Al Zaytun. Penampilan mereka menjadi salah satu puncak kemeriahan acara. Harmoni alunan angklung dipadukan dengan koreografi lagu "Poco-Poco" dan "Manuk Dadali" berhasil menghidupkan suasana hingga mengajak para tamu ikut bergembira.

Yang lebih menarik, sejumlah tutor, di antaranya Ustaz Khoerun, Ustaz Basuki, dan Ustaz Tardi, ikut meramaikan suasana dengan naik ke depan panggung, berjoget bersama para pemain angklung, sekaligus memberikan saweran sebagai bentuk apresiasi. Aksi spontan tersebut memancing tamu undangan lainnya untuk ikut maju, berjoget, dan memberikan saweran, sehingga suasana semakin semarak dan penuh keakraban.

Dengan penuh rasa syukur, Sri Wahyuni, Ketua Paguyuban Istri Peduli (PIP) sekaligus tutor PKBM Al Zaytun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tutor, warga belajar, alumni, dan tamu undangan yang telah memberikan dukungan.

"Terima kasih, terima kasih, terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang luar biasa. Kehadiran serta semangat yang diberikan menjadi motivasi besar bagi Tim Angklung PIP untuk terus belajar, berkembang, dan semakin percaya diri dalam berkarya di tengah masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PKBM Al Zaytun bukan sekadar lembaga pendidikan kesetaraan, tetapi juga rumah besar yang menumbuhkan nilai kekeluargaan, gotong royong, seni budaya, dan kepedulian sosial. Melalui kebersamaan yang terjalin erat, setiap momentum kehidupan warga belajar selalu menjadi ruang untuk saling mendukung, menguatkan, dan berbagi kebahagiaan.

Semoga ke depan Tim Angklung PIP semakin berkembang, memperoleh lebih banyak kesempatan tampil di berbagai kegiatan masyarakat, serta terus menjadi media pelestarian budaya sekaligus sarana pemberdayaan warga belajar dan alumni PKBM Al Zaytun.