Friday, 28 August 2026

Paskibra Ma'had Al Zaytun Mulai Latihan Intensif, Siapkan Pengibaran Merah Putih HUT ke-81 RI

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

INDRAMAYU, Lognews.co.id - Sebanyak 98 pelajar Ma'had Al Zaytun mulai menjalani pelatihan intensif sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk mempersiapkan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Palagan Agung Al Zaytun.

Memasuki H-39 menjelang pelaksanaan upacara, para anggota Paskibra menjalani latihan perdana dengan diawali apel sore, dilanjutkan jogging, serta latihan kekompakan gerakan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan kesiapan fisik, mental, dan disiplin para peserta.

Pelatih Paskibra Ma'had Al Zaytun, Ustaz Doni, menjelaskan bahwa latihan yang berlangsung saat ini merupakan tahapan lanjutan dari proses pembinaan yang telah dimulai sejak Oktober 2025.

"Hari ini merupakan hari kedua latihan intensif bagi peserta yang telah lolos seleksi. Namun sebenarnya proses pembinaan sudah dimulai sejak Oktober melalui perekrutan, pelatihan, hingga keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan di Al Zaytun, termasuk simposium para profesor dan kegiatan lainnya," ujar Ustaz Doni.

Menurutnya, dari proses pembinaan tersebut dipilih peserta yang dinilai paling siap untuk mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih.

"Kami ingin memastikan bahwa generasi muda yang bertugas mengibarkan bendera memiliki integritas, kemampuan, dan karakter yang baik. Walaupun belum sempurna, melalui latihan ini kami berupaya membentuk mereka menjadi lebih siap," katanya.

Latihan Disesuaikan dengan Jadwal Belajar

Selain mengikuti Paskibra, para peserta juga tetap menjalankan berbagai kegiatan ekstrakurikuler lain, seperti pertanian, perkapalan, hingga program perawatan pohon durian Kadu Hideung yang menjadi salah satu program karakter di Ma'had Al Zaytun.

Ustaz Doni yang juga membina ekstrakurikuler pertanian mengatakan seluruh kegiatan telah diatur agar tidak saling mengganggu.

"Jadwal latihan kami sesuaikan sehingga mereka tetap bisa menjalankan tugas penyiraman pohon durian Kadu Hideung dan praktikum ekstrakurikuler lainnya. Semua program tetap berjalan karena bertujuan membentuk keterampilan hidup atau life skills para pelajar," jelasnya.

Selama Juli hingga Agustus, intensitas latihan akan ditingkatkan menjadi enam hari dalam sepekan. Meski demikian, aktivitas akademik maupun program pembentukan karakter tetap menjadi prioritas.

Menu Khusus untuk Menjaga Stamina

Untuk menunjang kondisi fisik peserta selama menjalani latihan, pihak Ma'had Al Zaytun juga menyiapkan menu makanan khusus.

"Mereka mengeluarkan energi yang cukup besar selama latihan. Karena itu, penyediaan makanan pagi, siang, dan sore disiapkan secara khusus agar stamina mereka tetap terjaga selama proses pelatihan," ungkapnya.

Implementasi Sapta Janji Dharmabakti

Lebih jauh, Ustaz Doni menegaskan bahwa pembinaan Paskibra tidak hanya berorientasi pada kemampuan baris-berbaris, tetapi juga menjadi media implementasi nilai-nilai Sapta Janji yang setiap hari diikrarkan para pelajar Ma'had Al Zaytun.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter peserta.

"Paskibra merupakan proses pembentukan karakter. Di dalamnya ditanamkan disiplin, integritas, solidaritas, serta rasa cinta kepada bangsa dan negara. Semua nilai itu sejalan dengan Sabta Janji yang menjadi pedoman para pelajar di Al Zaytun," ujarnya.

Menutup wawancara, Ustaz Doni memberikan motivasi kepada seluruh anggota Paskibra yang tengah menjalani latihan.

"Kita belajar agar langkah menjadi tegap. Namun bukan hanya langkah yang harus tegap, pikiran juga harus tegap, hati harus tegap, dan yang paling penting akhlak pun harus tegap," pesannya. (Sahil untuk Indonesia)