Thursday, 05 February 2026

Bupati Indramayu Lucky Hakim Lepas Ribuan Mahasiswa Unpad KKN di 157 Desa Indramayu dan Sumedang

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Jatinangor - Program KKN Universitas Padjadjaran (Unpad) periode Januari-Februari 2026 direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai 10 Januari hingga 11 Februari, dengan tujuan fokus menangani kemiskinan melalui peningkatan pendapatan masyarakat dan pengelolaan sampah untuk lingkungan desa yang lebih bersih serta berkelanjutan. Sinergi perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan perkuat pembangunan berbasis pemberdayaan, wujudkan desa mandiri sejahtera.

Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Herman Suryatman melepas 3.382 mahasiswa Unpad untuk melaksanakan KKN di 203 desa di Kabupaten Indramayu dan Sumedang. Sebanyak 157 desa tersebar di 30 kecamatan Indramayu, sementara 46 desa lainnya di 16 kecamatan Sumedang. Pelepasan berlangsung di Pelataran Rektorat Unpad Jatinangor, Jumat (9/1/2026).

Mahasiswa semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026 ini didampingi 203 dosen pembimbing lapangan (DPL). Semua peserta terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi peserta KKN selama pengabdian.

Apresiasi Bupati Indramayu atas Pemilihan Lokasi KKN

Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur karena Indramayu terpilih sebagai lokasi KKN di antara kabupaten/kota di Jawa Barat. "Kami siap secara data, kerahkan semua camat dan kepala desa untuk bekerja sama. Ini kesempatan luar biasa," tegasnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas entitas untuk menekan angka kemiskinan di Indramayu sebagai bagian dari upaya Provinsi Jawa Barat. "Terima kasih atas kerja sama lintas entitas. Pemkab Indramayu tidak bisa sendirian," ujar Lucky, sambil berharap program ini berlanjut dengan inovasi berkelanjutan.

Sekda Jabar: Tingkatkan Pendapatan dan Kurangi Pengeluaran Masyarakat

Dr. Herman Suryatman menyebut kunci penanggulangan kemiskinan adalah meningkatkan pendapatan dan mengurangi beban pengeluaran. "Adik-adik mahasiswa diharapkan 'menyeberangkan' masyarakat agar mampu mengakses peluang, meski durasi KKN singkat," katanya. Herman mendorong penguatan literasi keluarga dan life skill untuk dampak nyata bagi masyarakat desa.

Rektor Unpad: KKN Jembatan Ilmu Kampus ke Masalah Lapangan

Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menilai KKN sebagai peluang besar bagi mahasiswa belajar langsung dari masyarakat. "Ini ruang pembelajaran luar kelas dan jembatan ilmu kampus ke permasalahan nyata, bagian dari tridharma perguruan tinggi," ungkapnya. "Selamat belajar di tempat KKN. Semoga ilmu yang didapatkan bermanfaat bagi masyarakat."

Bupati Sumedang Sambut Baik Kehadiran Mahasiswa Unpad

Bupati Sumedang Dr. Dony Ahmad Munir mengapresiasi pemilihan Sumedang sebagai lokasi KKN. "Kami mendapat energi dari akademisi yang menjadi wahana solutif untuk menyelesaikan persoalan di Sumedang," ujarnya, yakin kehadiran mahasiswa Unpad beri makna, manfaat, dan dampak nyata.

Melalui pelaksanaan KKN ini, kehadiran mahasiswa ditengah masyarakat tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan berbasis pemberdayaan serta mendorong terwujudnya desa yang lebih mandiri dan sejahtera. (Amri-untuk Indonesia)