Sepeda Listrik Bikin Resah Pengguna Jalan, Pendengar Radio Prima 95,8 FM Sampaikan Keluhan ke Kasat Lantas

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

INDRAMAYU, lognews.co.id – Persoalan sepeda listrik yang melintas di jalan raya menjadi keresahan pengguna jalan di Kabupaten Indramayu. Dalam talkshow BN PPN 1011 di Radio Prima 95,8 FM, seorang pendengar bernama Pak Mamat menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Putri Risma Permata Sari, S.Tr.K., S.I.K. pada hari rabu, 14 Oktober 2026.

Pak Mamat mengaku kerap mengalami kesulitan ketika berkendara dari arah Gantar menuju kawasan outlet karena menemukan sepeda listrik yang melaju di jalan umum.

Ia menilai, perilaku pengendara yang terkadang melintas tanpa memperhatikan kondisi lalu lintas dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Saya tuh susah karena kadang ada sepeda listrik yang suka main ngacir gitu aja,” ujar Pak Mamat dalam sambungan telepon saat talkshow berlangsung.

Selain menyampaikan keluhan, ia juga mempertanyakan apakah sosialisasi mengenai keselamatan dan aturan penggunaan sepeda listrik sudah menjangkau masyarakat secara luas.

Menurutnya, edukasi perlu diperkuat agar pengguna sepeda listrik memahami lokasi yang diperbolehkan untuk berkendara. Ia juga mengusulkan pemasangan rambu-rambu sebagai pengingat bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Putri mengakui bahwa persoalan yang disampaikan pendengar merupakan perhatian yang juga dirasakan oleh kepolisian.

Sebagai Kasat Lantas yang baru sekitar satu bulan bertugas di Indramayu, ia mengaku telah mengamati kondisi lalu lintas di sejumlah wilayah dan menilai masih terdapat persoalan yang memerlukan perhatian bersama.

Putri menjelaskan bahwa edukasi mengenai keselamatan lalu lintas telah dilakukan melalui sejumlah kegiatan, termasuk program Police Goes to School, media sosial, serta peran Bhabinkamtibmas yang memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.

Namun, ia mengakui bahwa sosialisasi tersebut belum tentu menjangkau seluruh rumah tangga.

“Jadi kami juga mohon bantuannya dan kami berterima kasih,” ungkap Putri ketika menanggapi pentingnya keterlibatan masyarakat.

Dialog tersebut memperlihatkan bahwa penanganan persoalan sepeda listrik tidak cukup hanya mengandalkan aparat kepolisian. Dukungan media, keluarga, sekolah, dan masyarakat juga diperlukan untuk memperluas pemahaman mengenai keselamatan berkendara.

Masukan dari pendengar Radio Prima menjadi pengingat bahwa edukasi lalu lintas perlu terus diperkuat agar aturan tidak hanya diketahui, tetapi juga dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Saheel untuk Indonesia)