INDRAMAYU, lognews.co.id - Kebakaran melanda lahan ilalang di belakang permukiman warga di Jalan Nasional 1, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Rabu (7/10/2026) petang.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Pemerintah Desa Ilir kemudian melaporkan kejadian kepada Regu III Damkar Pos Patrol pada pukul 17.50 WIB.
Petugas Damkar berangkat menuju lokasi pada pukul 17.53 WIB dan tiba sekitar pukul 18.15 WIB. Penanganan awal dilakukan pada pukul 18.20 WIB hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 20.50 WIB.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Pos Patrol mendapat bantuan dari Brigif TP 34 Cakra Buana, Bhabinkamtibmas, MP Kandanghaur, serta Pemerintah Desa Ilir.
Kabid Kebakaran Kabupaten Indramayu, Jajat Wibisono, mengatakan petugas masih melakukan proses pendinginan setelah api berhasil dipadamkan.
"Kami dari Damkar Indramayu, Pos Unit Patrol dibantu dengan Brigif TP 34 Cakra Buana. Kita lagi berada di Kecamatan Kandanghaur. Ini lagi pendinginan, telah terjadi kebakaran di lahan gambut. Malam ini kami masih melakukan pendinginan," ujar Jajat.
Jajat menjelaskan, kondisi cuaca panas yang disertai angin dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama pada area yang memiliki vegetasi kering.
Karena itu, ia mengimbau masyarakat Kabupaten Indramayu agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api secara sembarangan.
"Yang pertama, jangan membakar sampah sembarangan. Yang kedua, jangan membakar ilalang. Yang ketiga, jangan membuang puntung rokok sembarangan di area rumput yang kering," kata Jajat.
Selain itu, masyarakat diminta tidak meninggalkan kompor dalam keadaan masih menyala serta mewaspadai potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran.
Menurut Jajat, kejadian kebakaran lahan tersebut menjadi pengingat bahwa pembakaran ilalang maupun sampah sembarangan dapat menyebabkan api dengan cepat meluas.
"Inilah akibatnya kalau kita membakar ilalang atau sampah sembarangan. Ini semua terbakar. Mari kita jaga bersama Bumi Indramayu supaya tidak terjadi kebakaran yang meluas," ujarnya.
Jajat juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada Damkar apabila melihat kebakaran dan tidak mendekati lokasi kejadian.
"Bilamana terjadi, melihat kebakaran, cepat hubungi kami, Damkar Indramayu, dan cepat menghindar dari lokasi," imbaunya.
Berdasarkan laporan penanganan, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih belum diketahui.
Petugas menyelesaikan penanganan sekitar pukul 20.50 WIB dan kemudian kembali ke Pos Patrol. Petugas tiba di pos sekitar pukul 21.30 WIB dengan jarak tempuh sekitar 13 kilometer.
Hingga penanganan selesai, kondisi dilaporkan aman dan api berhasil dipadamkan. (Saheel untuk Indonesia)

