Hari jadi Indramayu ke- 499 Tahun, Sejarah yang Hidup dan Masa Depan yang Menanti

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

INDRAMAYU, lognews.co.id - Kabupaten Indramayu memasuki usia ke-499 tahun pada 7 Oktober 2026. Momentum menuju lima abad perjalanan sejarah ini menjadi ruang refleksi sekaligus harapan baru bagi seluruh masyarakat Indramayu untuk terus menjaga identitas daerah, memperkuat persatuan, dan mendorong pembangunan yang semakin maju.

Peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu tahun ini mengusung tema “499 Tahun Mengukir Sejarah, Menyongsong Lima Abad, Indramayu Berjaya.” Tema tersebut merefleksikan perjalanan panjang Indramayu sekaligus semangat menyongsong satu momentum besar, yakni 500 tahun atau lima abad perjalanan sejarah Indramayu.

Berbagai rangkaian kegiatan telah digelar menjelang puncak Hari Jadi. Salah satunya ziarah ke makam Raden Bagus Aria Wiralodra di Kecamatan Sindang sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indramayu.

Selain itu, prosesi Jamasan Pusaka juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat warisan sejarah dan budaya sekaligus mengenalkan nilai-nilai budaya Indramayu kepada generasi muda.

Bagi lognews.co.id dan Radio Prima 95,8 FM, Hari Jadi ke-499 bukan hanya perayaan bertambahnya usia sebuah daerah. Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan Indramayu dibangun melalui sejarah, kebudayaan, kerja keras, serta kontribusi masyarakat dari berbagai generasi.

Sebagai media yang tumbuh dan hadir di tengah masyarakat Indramayu, lognews.co.id menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang daerah ini sekaligus menitipkan harapan agar Indramayu terus berkembang tanpa kehilangan akar sejarah dan identitas budayanya.

Umar sahid, S.Sos. Pimpinan Redaksi Radio Prima 95,8 FM dan lognews.co.id menyampaikan bahwa usia 499 tahun merupakan momentum penting untuk melihat kembali perjalanan Indramayu sekaligus menatap masa depan.

“499 tahun bukan sekadar angka. Di dalamnya ada sejarah, perjuangan, kebudayaan, dan cerita tentang masyarakat yang terus bertahan dan tumbuh. Semoga Indramayu semakin matang dalam menghadapi zaman, semakin kuat menjaga jati diri, dan semakin berani menatap masa depan.”

Sementara itu, Direktur Pemberitaan Radio Prima 95,8 FM dan lognews.co.id, Indah Wulansari menilai momentum Hari Jadi ke-499 harus menjadi energi untuk terus menghadirkan informasi yang faktual, kritis, dan konstruktif bagi masyarakat.

“Kami ingin perjalanan menuju lima abad Indramayu juga menjadi perjalanan menuju ekosistem informasi yang semakin sehat. Media harus hadir bukan hanya untuk memberitakan apa yang terjadi, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, mengawasi pembangunan, dan merawat optimisme terhadap masa depan daerah.”

Adapun Direktur Utama Radio Prima 95,8 FM dan lognews.co.id Dynasti,S.I.Kom. menyampaikan harapan agar Indramayu mampu menjadikan sejarah panjangnya sebagai modal untuk membangun masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

“Selamat Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu. Mari kita jadikan sejarah sebagai pijakan, kebersamaan sebagai kekuatan, dan masa depan sebagai tujuan. Dari 499 tahun perjalanan, kita menyongsong lima abad dengan keyakinan bahwa Indramayu mampu menjadi daerah yang semakin berjaya, mandiri, dan membanggakan.”

Momentum Hari Jadi ke-499 juga diharapkan menjadi ajakan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong.

Sebagaimana pesan yang disampaikan Wakil Bupati Indramayu Syaefudin dalam rangkaian ziarah Hari Jadi, semangat para pendahulu perlu dijadikan inspirasi untuk menjaga kekompakan dan bersama-sama membangun Indramayu menjadi lebih baik.

Kini, Indramayu berada hanya satu langkah menuju usia lima abad. Perjalanan tersebut bukan sekadar tentang masa lalu, tetapi tentang bagaimana sejarah 499 tahun dapat menjadi fondasi untuk melahirkan Indramayu yang lebih maju, berdaya saing, berbudaya, dan tetap berpijak pada karakter masyarakatnya. (Saheel untuk Indonesia)