Friday, 20 February 2026

Indramayu Sumbang 32,9 Persen Produksi Perikanan Jawa Barat

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

lognews.co.id, Indramayu — Kabupaten Indramayu diproyeksikan menyumbang 32,9 persen dari total produksi perikanan Jawa Barat pada 2025, menegaskan posisinya sebagai daerah penopang utama pasokan ikan provinsi. Kontribusi tersebut berasal dari sektor tangkap dan budidaya yang terintegrasi. (17/2/26)

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu Edi Umaedi menyatakan struktur usaha perikanan di daerahnya mencakup penangkapan laut, budidaya tambak air payau dan tawar, hingga pengolahan hasil. Armada nelayan beroperasi di Laut Jawa dan sebagian menjangkau perairan timur Indonesia untuk menjaga kesinambungan pasokan saat musim paceklik.

Selain tangkap, budidaya udang dan bandeng menjadi penopang stabilitas produksi. Sistem semi-intensif dan intensif didukung laboratorium kesehatan ikan serta pengujian kualitas air untuk menekan risiko penyakit dan gagal panen.

Sektor perikanan menyerap ribuan tenaga kerja dan berkontribusi signifikan terhadap PDRB kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan di Indramayu. Namun, anomali cuaca dan perubahan iklim tetap menjadi tantangan utama yang memengaruhi keselamatan nelayan dan fluktuasi hasil tangkapan.

Pemkab Indramayu memperluas perlindungan sosial melalui asuransi nelayan dan fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah juga memperbarui informasi fishing ground berbasis data cuaca untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan keselamatan melaut.

Penguatan akses pasar dan pengembangan produk olahan bernilai tambah turut didorong agar tidak bergantung pada penjualan ikan segar. Pemerintah daerah menegaskan peningkatan produksi harus seimbang dengan keberlanjutan sumber daya laut agar kontribusi 32,9 persen dapat dipertahankan dalam jangka panjang. (Amri-untuk Indonesia)