Thursday, 12 February 2026

Peduli Nasib Tenaga Kerja Dan Petani Industri, Pemerintah Buka Kran Ekspor Minyak Goreng

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Lognews201.com, Jakarta – Mulai Senin (23/5) ekspor minyak goreng akan di buka kembali oleh pemerintah, sebagaimana disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/5/2022).  Keputusan itu diambil setelah melihat kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini dan juga para tenaga kerja dan petani industri memjadi pertimbangan Pemerintah.

Jokowi mengatakan, berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga kerja di industri sawit, baik petani, pekerja, dan juga tenaga pendukung lainnya, maka keputusan untuk ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022.

Kepala Negara mengungkapkan, sejak kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng diterapkan, pemerintah terus memantau dan memastikan pasokannnya tetap terpenuhi dengan harga terjangkau serta mendorong berbagai langkah untuk ketersediaannya bagi masyarakat. Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan dan laporan yang diterima, Presiden menyampaikan bahwa pasokan minyak goreng terus bertambah.

Dikutip dari berbagai sumber Lognews201.com, Menurut Jokowi bahwa kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar kurang lebih 194 ribu ton per bulannya. Pada bulan Maret, sebelum dilakukan pelarangan ekspor, pasokan minyak goreng mencapai 64,5 ribu ton. Namun setelah dilakukan pelarangan ekspor di bulan April, pasokannya mencapai 211 ribu ton per bulannya, melebihi kebutuhan nasional bulanan.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa terdapat penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional. Pada bulan April, sebelum pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional minyak goreng curah berkisar kurang lebih Rp19.800, dan setelah adanya pelarangan ekspor, harga rata-rata nasional turun menjadi Rp17.200–Rp17.600.

 Jokowi menjelaskan bahwa walaupun memang ada beberapa daerah yang diketahui harga minyak gorengnya masih relatif tinggi, tapi dirinya meyakini dalam beberapa minggu ke depan harga minyak goreng curah akan makin terjangkau menuju harga yang ditentukan karena ketersediaannya makin melimpah dan penambahan pasokan serta penurunsn harga tersebut adalah usaha bersama baik pemerintah, BUMN dan juga swasta.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada para petani sawit atas pengertian dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang diambil untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas  Secara kelembagaan, pemerintah juga akan melakukan pembenahan prosedur dan regulasi di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) agar terus disederhanakan dan dipermudah agar lebih adaptif dan solutif menghadapi dinamika pasokan dan harga minyak dalam negeri sehingga masyarakat dapat dilindungi dan dipenuhi kebutuhannya.

Jokowi juga menegaskan mengenai dugaan adanya pelanggaran dan penyelewengan dalam distribusi dan produksi minyak goreng, dirinya telah memerintahkan aparat hukum untuk terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya. Beliau tidak menginginkan ada yang bermain-main yang dampaknya mempersulit rakyat dan merugikan rakyat.  (JeDunkz)