lognews.co.id, Jakarta - Usai rapat dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyampaikan, pembangunan base transceiver station (BTS) 4G akan diselesaikan pada tahun ini, Jakarta, Selasa, (25/7/2023).
Menurut Budi, Kemkominfo, Kejaksaan Agung, sedang melakukan review proyek BTS 4G yang sudah dan sedang berjalan. Hal itu untuk melihat apakah harga produksi setiap menara BTS ini dalam kategori wajar atau terlampau mahal.
Jika terdapat indikasi proyek BTS yang terlampau mahal, maka Budi mengatakan akan melakukan evaluasi kembali guna menekan potensi timbulnya inefisiensi atau kerugian negara.
Budi belum dapat menjelaskan rincian sisa anggaran maupun jumlah menara BTS yang akan dibangun di sisa tahun ini. Pihaknya menunggu kajian dari Kementerian Kominfo, dan Kejaksaan tuntas, serta turut mengacu pada hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Optimistis (selesai 2023) dengan kerja sama kita, Bakti, Kejaksaan Agung dalam pendampingan juga BPKP dalam urusan auditnya," ujar Budi.
Dikutip dari Tempo, Mahfud MD menyebutkan dari 4.200 tower ditargetkan, ternyata hanya sekitar 1.100 tower yang dilaporkan selesai, saat diperiksa lebih lanjut melalui satelit hanya 958 tower yang terlacak dan tidak semuanya berfungsi.
"Dari 958 itu tidak diketahui apakah itu benar bisa digunakan atau tidak, karena sesudah diambil 8 sampel dan itu semuanya tidak ada yang berfungsi sesuai dengan spesifikasi," kata Mahfud dalam pernyataannya pada Senin (22/5/2023). (Amr-untuk Indonesia)


