الجمعة، 28 آب/أغسطس 2026

Paskibra Al-Zaytun Tanamkan Nasionalisme melalui Pemahaman Proklamasi

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

INDRAMAYU, lognews.co.id - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di Ma'had Al Zaytun untuk tidak sekadar menjalankan tugas upacara, tetapi juga memahami makna Proklamasi Kemerdekaan dan nilai-nilai kebangsaan.

Hal tersebut disampaikan Alvan Wibisono, siswa kelas XI MIPA 4 sekaligus anggota Paskibra Ma'had Al-Zaytun yang bertugas di posisi 45. Menurutnya, keterlibatan dalam rangkaian upacara kemerdekaan menjadi kesempatan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus memahami perjuangan bangsa Indonesia.

Alvan mengatakan, salah satu anggota Paskibra ditunjuk untuk membacakan naskah Proklamasi dalam pelaksanaan persiapan kegiatan. Menurutnya, menghafal dan memahami isi naskah Proklamasi memiliki arti penting dalam menanamkan kecintaan terhadap bangsa.

"Karena dengan kita menghafal teks Proklamasi ini, kita dapat memahami teks Proklamasi tersebut. Hal tersebut akan tumbuh rasa nasionalisme dari dalam diri kita kepada bangsa Indonesia ini," ujar Alvan.

Ia juga menuturkan bahwa pihak madrasah menekankan pentingnya pemahaman terhadap dasar-dasar negara Republik Indonesia. Menurut Alvan, pemahaman tersebut merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Sebagai rasa tanggung jawab dan juga cara kita menghargai para pejuang, salah satunya kita harus memahami dasar-dasar negara Republik Indonesia ini," ujarnya.

Kebanggaan dalam diri

Difa Putri Madani salah satu anggota paskibra mengaku bangga mendapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera yang bertugas dalam kegiatan peringatan kemerdekaan di Ma'had Al-Zaytun.

Ia memandang tugas tersebut bukan hanya sebagai tanggung jawab dalam sebuah upacara, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menunjukkan sikap sebagai generasi muda Indonesia yang terpelajar dan memahami sejarah perjuangan bangsa.

"Bagi saya, Proklamasi bukan hanya naskah, tapi bukti bahwa perjuangan bangsa Indonesia yang begitu besar oleh pahlawan-pahlawan sebelumnya," katanya.

Alvan menegaskan, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan tersebut melalui pengamalan dasar negara dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

"Dan sebagai anak bangsa, saya di sini ingin mengamalkan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia itu untuk seluruh bangsa Indonesia," tuturnya.

Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan Paskibra dengan demikian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan baris-berbaris dan menjalankan rangkaian upacara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pembelajaran untuk mengenal sejarah kemerdekaan, memahami dasar negara, serta menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa. (Saheel untuk Indonesia)