الأربعاء، 04 شباط/فبراير 2026

Jepang Umumkan Terobosan Ekstraksi Tanah Jarang Dari Laut Dalam

تعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجومتعطيل النجوم
 

lognews.co.id, Tokyo – Pemerintah Jepang mengumumkan keberhasilan pengambilan sedimen yang mengandung unsur tanah jarang dari kedalaman sekitar 6.000 meter di dasar laut. Pencapaian ini disebut sebagai yang pertama di dunia dan menjadi langkah strategis Tokyo untuk mengurangi ketergantungan pasokan mineral kritis dari Tiongkok.

Sampel diambil menggunakan kapal pengeboran ilmiah laut dalam Chikyu di perairan sekitar Pulau Minami Torishima, Samudra Pasifik. Pemerintah Jepang menyatakan analisis lanjutan masih dilakukan untuk memastikan jumlah pasti unsur tanah jarang yang terkandung dalam sedimen tersebut.

Juru bicara pemerintah Jepang, Kei Sato, menyebut hasil uji coba ini bermakna bagi keamanan ekonomi dan pengembangan maritim nasional. Kawasan Minami Torishima yang berada dalam wilayah ekonomi eksklusif Jepang diperkirakan menyimpan lebih dari 16 juta ton tanah jarang, menjadikannya salah satu cadangan terbesar di dunia.

Tanah jarang terdiri dari 17 jenis logam yang berperan penting dalam berbagai teknologi strategis seperti kendaraan listrik, turbin angin, perangkat elektronik, hingga sistem persenjataan. Endapan di wilayah tersebut diperkirakan mencakup cadangan dysprosium untuk ratusan tahun serta yttrium yang digunakan dalam teknologi laser.

Langkah Jepang ini juga dipandang sebagai upaya memperkuat kemandirian rantai pasok industri di tengah ketegangan geopolitik kawasan. Selama ini, Tiongkok mendominasi produksi dan pemurnian tanah jarang global, sehingga setiap potensi pembatasan ekspor berisiko mengganggu industri teknologi dunia. (Amri-untuk Indonesia)