Indramayu, lognews.co.id - Turnamen Sepak Bola Piala 307 Syaykh Al-Zaytun kembali menghadirkan pertandingan penuh semangat pada hari kelima, Selasa (21/7/2026). Laga yang mempertemukan Tim Alumni Ma'had Al-Zaytun melawan Tim Karyawan Ma'had Al-Zaytun di Stadion Palagan Agung berlangsung menarik sejak menit pertama hingga peluit panjang dibunyikan. Alumni Ma'had Al-Zaytun tampil impresif dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan dengan skor 5-1.
Turnamen Piala 307 merupakan bagian dari rangkaian peringatan 80 Tahun Syaykh Al-Zaytun dengan tema "Menyukuri Pencapaian dan Terus Melangkah Menuju Kemajuan." Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi seluruh civitas Ma'had Al-Zaytun.
Alumni Datang dengan Persiapan Matang
Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim menjalani sesi pemanasan dengan penuh semangat. Salah satu pemain Alumni Ma'had Al-Zaytun, Abdillah azamanajidi, yang bermain di posisi sayap kiri, mengatakan bahwa timnya telah melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya dan datang dengan target meraih kemenangan.
Menurutnya, kekompakan, solidaritas, serta kualitas para pemain menjadi kekuatan utama tim alumni.
"Kami sudah melakukan evaluasi bersama. Target kami hari ini adalah menang. Yang paling penting adalah kekompakan tim sehingga seluruh pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh suporter untuk terus memberikan dukungan dan menjadikan Turnamen Piala 307 sebagai ajang mempererat silaturahmi.
Unggul Tipis di Babak Pertama
Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua tim saling memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Menjelang turun minum, Alumni Ma'had Al-Zaytun berhasil memecah kebuntuan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Babak Kedua Jadi Milik Alumni
Memasuki babak kedua, Alumni Ma'had Al-Zaytun tampil jauh lebih agresif. Serangan demi serangan berhasil dibangun dengan rapi hingga menghasilkan empat gol tambahan.
Sementara itu, Tim Karyawan Ma'had Al-Zaytun mampu memperkecil ketertinggalan melalui satu gol balasan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, Alumni tetap tampil dominan dan memastikan kemenangan telak 5-1.
Pelatih Minta Tim Tetap Rendah Hati
Pelatih Alumni Ma'had Al-Zaytun, Imamuddin, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya, terlebih setelah pada pertandingan sebelumnya harus mengakui keunggulan Tim Guru Ma'had Al-Zaytun.
"Alhamdulillah kami bersyukur bisa menang 5-1. Pada babak pertama sebenarnya masih banyak peluang yang belum bisa dimaksimalkan. Saat turun minum kami melakukan evaluasi dan meminta pemain lebih memanfaatkan ruang di lini tengah. Alhamdulillah hasilnya sangat baik di babak kedua," ujarnya.
Meski puas dengan performa tim, Imamuddin mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai.
"Kami masih memiliki dua pertandingan lagi. Jadi kami tidak boleh cepat puas. Seluruh pemain harus tetap bekerja keras dan menjaga konsistensi hingga akhir turnamen," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun chemistry antarpemain agar komunikasi di lapangan semakin baik.
Sportivitas Jadi Penutup Indah Pertandingan
Usai peluit panjang dibunyikan, Stadion Palagan Agung dipenuhi sorak-sorai penonton yang memberikan apresiasi kepada kedua tim. Para pemain Alumni merayakan kemenangan dengan saling berpelukan, berjabat tangan, dan menyapa para pendukung yang memenuhi tribun.
Di sisi lain, para pemain Karyawan Ma'had Al-Zaytun tetap menunjukkan sportivitas dengan memberikan ucapan selamat kepada lawannya. Momen saling menghormati tersebut menjadi bukti bahwa nilai fair play tetap menjadi bagian penting dalam Turnamen Piala 307 Syaykh Al-Zaytun.
Melalui pertandingan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi persaudaraan, Turnamen Piala 307 terus menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Peringatan 80 Tahun Syaykh Al-Zaytun, sekaligus memperkuat kebersamaan seluruh civitas Ma'had Al-Zaytun hingga puncak peringatan yang akan digelar pada 30 Juli 2026. (Sahil untuk Indonesia)



