Indramayu, lognews.co.id – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu untuk berpartisipasi dalam Gelar Cita Inovasi Unggulan Indramayu (Gincu Ayu) 2026, sebuah ajang yang bertujuan mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kreativitas dari masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Dalam pesan yang disampaikan kepada warga Indramayu, Lucky Hakim mengajak masyarakat yang memiliki ide kreatif, solusi bagi lingkungan sekitar, maupun inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat untuk menampilkan karya terbaik mereka melalui Gincu Ayu 2026.
"Tahun ini peserta Gincu Ayu semakin luas. Tidak hanya dari sekolah negeri, tetapi juga terbuka bagi pelajar SMP, SMA, dan SMK swasta serta siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Indramayu," ujar Lucky Hakim.
Menurutnya, perluasan peserta dilakukan karena inovasi dapat lahir dari siapa saja, tanpa memandang latar belakang maupun usia. Ia menegaskan bahwa generasi muda Indramayu memiliki potensi besar untuk menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan mampu membawa perubahan positif bagi daerah.
Pemerintah Kabupaten Indramayu membuka pendaftaran Gincu Ayu 2026 mulai 18 Juni hingga 31 Juli 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui platform SIDAYU yang telah disiapkan sebagai sarana pengajuan karya dan inovasi peserta.
Melalui ajang ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak ide dan solusi inovatif yang lahir dari masyarakat untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indramayu.
Lucky Hakim pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan tersebut.
"Ayo ikuti Gincu Ayu 2026. Wujudkan ide, ciptakan inovasi, dan bersama-sama kita bereskan Indramayu dengan inovasi. Saya tunggu karya terbaiknya dari masyarakat Indramayu," tuturnya.
Gincu Ayu 2026 diharapkan menjadi wadah bagi para pelajar dan masyarakat untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan gagasan inovatif, serta berkontribusi dalam menciptakan perubahan yang bermanfaat bagi Kabupaten Indramayu. (Sahil untuk Indonesia)



