INDRAMAYU, lognews.co.id – Tim Karyawan Al Zaytun berhasil mengamankan posisi juara 3 (tiga) dalam ajang Piala 307 Syakh Al Zaytun setelah menaklukkan Tim Guru Ma'had Al Zaytun dengan skor 3-2 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Palagan Agung Ma'had Al Zaytun, Selasa (28/7/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama tampil agresif dan memperagakan permainan menyerang hingga menghasilkan laga yang menarik untuk disaksikan. Dukungan penuh dari para suporter di tribun semakin menambah semarak suasana pertandingan.
Pertandingan Berlangsung Ketat
Sejak menit awal, Tim Guru Ma'had Al Zaytun dan Tim Karyawan Ma'had Al Zaytun saling berbalas serangan. Kedua tim berusaha menguasai jalannya pertandingan melalui kerja sama antarlini dan serangan cepat. Beberapa peluang emas berhasil tercipta, namun penampilan disiplin para pemain bertahan membuat pertandingan tetap berjalan ketat.
Pada babak pertama, Tim Karyawan Ma'had Al Zaytun berhasil membuka keunggulan. Memasuki babak kedua, Tim Guru Ma'had Al Zaytun meningkatkan intensitas permainan dan berhasil memperkecil ketertinggalan. Meski terus mendapat tekanan hingga menit-menit akhir, Tim Karyawan Ma'had Al Zaytun mampu mempertahankan keunggulan 3-2 sampai peluit panjang dibunyikan.
Sorak sorai para pendukung dari kedua kubu terus menggema sepanjang pertandingan. Tepuk tangan, yel-yel, hingga teriakan penyemangat menciptakan atmosfer kompetisi yang penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Evaluasi Jadi Kunci Kemenangan
Usai pertandingan, pemain Tim Karyawan Ma'had Al-Zaytun, Mardi, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih timnya. Menurutnya, kemenangan tersebut tidak lepas dari evaluasi yang dilakukan setelah tim mengalami kekalahan pada pertandingan sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa seluruh pemain telah mempelajari kekurangan di laga terdahulu dan menyusun strategi yang lebih matang sehingga mampu tampil lebih percaya diri pada perebutan juara tiga.
"Alhamdulillah, kami belajar dari pertandingan sebelumnya dan berusaha tidak mengulangi kesalahan yang sama. Berkat kerja sama tim, kami bisa menjalankan strategi dengan baik. Saya juga bersyukur bisa mencetak dua gol sehingga total sudah mengoleksi lima gol selama turnamen ini. Terima kasih kepada seluruh pendukung dan kepada Syakh Al-Zaytun yang telah menyelenggarakan turnamen ini," ujar Mardi.
Kapten Tim Apresiasi Sportivitas
Kapten Tim Karyawan Ma'had Al-Zaytun, Dadang Abdullah, mengatakan kemenangan tersebut telah diprediksi selama tim mampu menjaga kedisiplinan dan meminimalkan kesalahan di lapangan.
Menurutnya, selain mengejar kemenangan, seluruh pemain juga berkomitmen menjaga sportivitas sehingga pertandingan berjalan dengan baik hingga akhir.
"Kami sudah optimistis bisa menang selama tidak banyak melakukan kesalahan. Yang terpenting pertandingan berlangsung sportif dan semua pemain menikmati permainan. Menang tentu membanggakan, tetapi nilai kebersamaan juga sangat penting," katanya.
Dadang berharap ajang Piala 307 Syakh Al-Zaytun dapat terus diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan para peserta sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan Ma'had Al-Zaytun.
Semangat Kebersamaan Warnai Turnamen
Kemenangan Tim Karyawan Ma'had Al Zaytun disambut penuh sukacita oleh para pemain dan pendukung. Seusai pertandingan, para pemain dari kedua tim tampak saling berjabat tangan dan berpelukan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan selama 90 menit di lapangan.
Piala 307 Syakh Al Zaytun tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, membangun sportivitas, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat di lingkungan Ma'had Al Zaytun. Dengan hasil ini, Tim Karyawan Ma'had Al Zaytun resmi mengakhiri turnamen sebagai juara tiga setelah menampilkan permainan yang solid hingga laga terakhir. (Delili untuk Indonesia)



