lognews.co.id, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan 1.200 unit hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana di wilayah Sumatera selesai sebelum Ramadhan 1447 Hijriah. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan seluruh unit dirancang agar dapat segera dihuni sebagai bagian dari tahap pemulihan pascabencana.
Pembangunan huntara dilakukan dengan pendekatan modular untuk mempercepat proses tanpa mengabaikan aspek kenyamanan, sanitasi, serta fasilitas dasar seperti akses air bersih. Kementerian PU menilai hunian ini menjadi solusi sementara yang layak dan aman selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
Pelaksanaan proyek dilakukan bertahap, mulai dari penyiapan lahan, pembangunan unit, hingga penyediaan sarana pendukung. Pemerintah menargetkan warga terdampak dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi hunian yang lebih aman dan manusiawi.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono turut menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan tersebut. Menurutnya, kehadiran hunian sementara bukan hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menjadi pendorong percepatan pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana.
Kementerian PU bersama Kementerian Koordinator Infrastruktur memastikan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah terus dilakukan hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pemulihan infrastruktur dasar lainnya. (Amri-untuk Indonesia)


